Sumber Air Baku

Perumda Air Minum Tirta Serambi Kota padang panjang memiliki 5(Lima) mata air sebagai sumber utama. Sumber air baku Perumda Air Minum Tirta Serambi Kota Padang Panjang cukup memadai walaupun pada musim kemarau debit air cenderung berkurang dan melimpah pada musim hujan. Sistem produksi dan distribusi Perumda Air Minum Tirta Serambi Kota Padang Panjang menggunakan sistem gravitasi dan pompanisasi. Sumber air baku yang dikelola terdapat pada 5 (lima) lokasi yaitu:

  1. Kandang Di tabek
  2. Sumber air Kandang Di tabek merupakan sumber air dalam bentuk mata air yang teletak di daerah kaki Gunung Marapi dengan elevasi 960 M di atas permukaan laut. Sumber ini dibangun pada tahun 1913 dengan konstruksi permanen dengan kapasitas design 33 l/dt atau 2.851 m3/hari dan kapsaitas produksi 31,57 l/dt atau 2.728 m3/hari.  Sumber ini didukung dengan reservoir dengan ukuran 200m3 yang dibangun pada tahun 1970. Air dialirkan secara gravitasi melalui pipa dengan diameter 150 mm  sepanjang 2.700 M. SPAM ini terletak di Nagari Paninjauan Kabupaten Tanah Datar akan tetapi  sumber ini di kelola oleh Perumda Air Tirta Serambi Kota Padang Panjang. Hal ini pertegas dengan surat perjanjian antara Pemerintah Daerah Kota Padang Panjang sebagai pemilik perusahaan dengan Walinagari Paninjauan sebagai pemilik sumber air pada tahun 2007.

  3. Lubuk Mata Kucing
  4. Sumber air Lubuk Mata Kucing dibangun dengan konstruksi permanen pada tahun 1989, terletak di Kelurahan pasar usang pada elevasi 764 M meter di atas permukaan laut, dan didukung dengan reservoir produksi 400m3. Sumber ini dibagi menjadi 2 (dua) sistem pengolahan air yaitu :

    1. Sistem pompanisasi mempunyai kapasitas design 82,00 lt/dt atau 7.085 m3/hari dan kapasitas produksi 69,49 lt/dt atau 6.663 m3./hari. Air dialirkan ke reservoir Bukit Surungan melalui pipa dengan diameter 150, 200 dan 250 mm sepanjang lebih kurang 1.000 m dan menggunakan 3 (tiga) unit pompa dengan kapasitas 40 lt/dt sebanyak 2 unit dan kapasitas 15 lt/dt sebanyak 1 unit.
    2. Sistem gravitasi mempunyai kapasitas terpasang 8 lt/dt atau 691 m3/hari dan kapasitas produksi 9,09 lt/dt atau 553 m3/hari, yang dialirkan dengan pipa diameter 80,100 dan 150 mm sepanjang 2.450m. Sumber ini khusus melayani sebagian Kelurahan Silaing Atas dan Silaing Bawah.

  5. Tungku Sadah
  6. Sumber Tungku Sadah dibangun dengan konstruksi permanen pada tahun 1997 dengan kapasitas design 18 l/dt atau 1.555 m3/hari dan kapasitas produksi 15,96 l/dt atau 1.376 m3/hari yang didukung dengan reservoar produksi sebesar 200 m3. Sumber ini merupakan sumber air tanah (ground water) dalam bentuk mata air. Air dialirkan secara gravitasi dengan pipa diameter 150 mm sepanjang lebih kurang 2.200M.

  7. Sawah Liek
  8. Sumber Sawah Liek dibangun dengan konstruksi permanen pada tahun 2005 dengan kapasitas design 10 l/dt atau 864 m3/hari dan kapasitas produksi 7,66 l/dt atau 662 m3/hari yang didukung dengan reservoir produksi sebesar 200 m3.  Sumber ini merupakan sumber air tanah (ground water) dalam bentuk mata air. Air dialirkan secara gravitasi dengan pipa diameter 100 mm sepanjang lebih kurang 2.462 M.

  9. Sungai Andok
  10. Sumber air Sungai Andok dibangun pada tahun 2015 dengan dana DAK yang bersumber dari APBN sebesar 1,5 miliar yang terdiri dari rumah jaga, rumah pompa, pipa produksi dan pompa 35 KW. Sumber air ini dibangun untuk menyuplai air ke reservoir Kuburan Cina dengan design pompa produksi 10 l/dt atau 864 m3/hari dan kapasitas produksi rata-rata saat ini 4.12 l/dt atau 356 m3/hari. Sumber air ini masih terdapat kapaitas idle karena air yang didistribusikan atau digunakan oleh pelanggan tidak sebanyak kapasitas design sumber air.